Sabtu, 31 Desember 2011

Hewan-hewan yang ada dalam film Harry Potter


Buckbeak
Karakter Harry Potter

Buckbeak/Witherwings dalam film Harry Potter and the Prisoner of Azkaban
Buckbeak/Witherwings
Hippogriff
Jenis kelamin
Jenis makhluk
Pemilik
Kekuatan khusus
Kemampuan terbang
Pemunculan pertama
Buckbeak (belakang diganti menjadi Witherwings) adalah seekor Hippogriff, hewan ajaib fiksi dalam seri Harry Potter karya J. K. Rowling.

Buckbeak, bersama-sama dengan sebelas ekor hippogriff lainnya, diperkenalkan dalam kelas Pemeliharaan Satwa Gaib yang diajar oleh Hagrid. Hagrid menjelaskan bahwa hippogriff adalah hewan yang sangat tenang, sangat kuat, tetapi sekaligus sangat mudah tersinggung. Untuk mendekati hippogriff, harus didahului dengan membungkuk dan menahan kontak mata dengan hewan tersebut, sampai hippogriff tersebut ikut membungkuk yang artinya mengizinkan untuk mendekat. Harry berhasil mendekati Buckbeak, dan membiarkan Harry mengendarainya. Harry tetap harus mendekati Buckbeak dengan cara itu setiap kali bertemu, walaupun Buckbeak rupanya sudah menyukai Harry sejak pertama kali pertemuan mereka.
Crookshanks
Karakter Harry Potter
Crookshanks
Kucing/Kneazle milik Hermione Granger
Jenis kelamin
Jenis makhluk
Pemilik
Kekuatan khusus
Dapat mengetahui Animagi
Pemunculan pertama
Crookshanks adalah kucing peliharaan yang dimiliki Hermione Granger dalam kisah fiksi Harry Potter. Hermione membeli Crookshanks dalam kisah di buku ketiga, Harry Potter dan Tawanan Azkaban. Crookshanks digambarkan memiliki bulu berwarna coklat, ekor seperti botol, dan berkaki pendek gemuk. Mukanya juga tampak seperti bekas ditonjok, yang diinspirasi dari seekor kucing sungguhan yang dilihat oleh J. K. Rowling yang memiliki muka yang sepertinya bekas menabrak tembok (kemungkinan kucing persia).
Hermione membeli Crookshanks di toko binatang peliharaan di Diagon Alley karena kasihan, karena tidak ada satu pun yang mau membelinya gara-gara tampak mukanya yang seperti itu. Namun demikian, tanpa memandang alasannya membeli kucing itu, Hermione kemudian menjadi sangat dekat dengan kucingnya, dan demikian sebaliknya.
Crookshanks juga memiliki keturunan hewan gaib Kneazle sehingga ia memiliki ketidaksukaan yang besar akan penipuan dan kebohongan. Crookshanks diketahui menatap tidak setuju ketika Harry dan Ron mencontek untuk pekerjaan rumah mereka, dan mengingatkan mereka akan Hermione. Nama "Crookshanks" berarti "tulang kering yang bengkok". Kucing ini digambarkan memiliki kaki yang bengkok dalam pemunculan pertama kalinya dalam seri ini.
Fawkes
Karakter Harry Potter
Fawkes
Burung Phoenix milik Albus Dumbledore
Jenis kelamin
Jenis makhluk
Pemilik
Kekuatan khusus
• Dapat membawa beban yang sangat berat,
• air matanya memiliki kekuatan penyembuh,
• nyanyian yang menyemangati,
• dapat lahir kembali setelah terbakar api,
• dapat menghilang dan muncul kembali di tempat lain sesuai kehendaknya.
Pemunculan pertama
Fawkes adalah hewan fiksi dalam seri Harry Potter karya J. K. Rowling. Fawkes adalah burung Phoenix peliharaan Albus Dumbledore. Fawkes dalam kisah ini menjadi semacam antitesis dari ular peliharaan milik Lord Voldemort, Nagini.
Fawkes memiliki warna merah dan emas, warna-warna dari asrama Gryffindor. Hal ini menimbulkan spekulasi dan rumor bahwa dahulu pernah dimiliki oleh Godric Gryffindor. Namun, Rowling telah membantah hal ini.
Hedwig (Harry Potter)
Karakter Harry Potter

Hedwig di dalam sangkarnya
dalam film
Harry Potter and the Chamber of Secrets
Hedwig
Burung Hantu Harry Potter
Jenis kelamin
Jenis makhluk
Pemilik
Pemunculan pertama
Hedwig adalah nama dari burung hantu fiksi dalam seri Harry Potter karya J. K. Rowling. Hedwig dalam kisah adalah seekor Burung Hantu Salju betina, tetapi di dalam film-film Harry Potter, diperankan oleh seekor pejantan[1].
J. K. Rowling mengatakan bahwa nama "Hedwig" diambil dari nama Santa Hedwig yang dibacanya dalam sebuah buku mengenai santo/santa dari abad pertengahan. Santa Hedwig dikenal sebagai santa pelindung bagi anak-anak yatim piatu dan anak-anak yang terbuang.
Dalam terjemahan Rusia, Hedwig diterjemahkan sebagai Booklya, yang merupakan jenis tata rambut ala Perancis.
Di antara penggemar, Hedwig Huggiess berarti rasa sayang yang timbul secara alami kepada burung hantu.

Hedwig merupakan hadiah ulang tahun dari
Hagrid untuk Harry dalam buku pertama serial ini, dibeli di Diagon Alley ketika mereka sedang berbelanja untuk keperluan sekolah Harry di tahun pertamanya di Hogwarts. Harry menamainya Hedwig, nama yang ditemukannya dalam buku Sejarah Sihir.
Dalam seri ini, burung hantu dipergunakan oleh penyihir sebagai kurir penyampai surat dan barang kiriman, membuatnya sebagai hewan peliharaan yang paling berguna ketimbang jenis hewan lainnya yang diizinkan dibawa murid-murid Hogwarts (yakni tikus, katak, dan kucing). Di seluruh kisah, Hedwig dipergunakan untuk melakukan pengiriman surat. Memelihara Hedwig menjadi salah satu ranah konflik ketika Harry tinggal selama liburan musim panas bersama paman dan bibinya yang Muggle.
Hedwig mengalami luka-luka ketika mengirimkan pesan antara Harry dan Sirius Black. Tidak jelas apa atau siapa yang bertanggung jawab atas serangan kepada Hedwig, tetapi Dolores Umbridge adalah kemungkinan yang terbesar ketika ia mulai memeriksa surat-surat masuk dan keluar.
Hedwig dapat dianggap sebagai burung hantu dengan kepribadian yang 'formal', memandang rendah Pigwidgeon, burung hantu milik Ron yang hiperaktif dan burung tropis yang berwarna-warni yang dikirimkan Sirius Black pada suatu waktu. Ia juga sering menatap/berteriak "penuh celaan", menampar Harry dengan sayapnya jika membuatnya jengkel (belakangan cukup sering), dan tampaknya lebih vokal ketimbang burung hantu salju rata-rata. Dalam hubungannya dengan Harry, Hedwig tampaknya juga memiliki naluri 'keibuan' terhadap Harry, meskipun ia seekor hewan; karena burung hantu dalam seri ini tampaknya memiliki kekuatan ajaib alamiah dan faktanya bahwa Hedwig seringkali tampak memberikan Harry seperti dukungan orang tua Walaupun Hedwig juga dapat (dan sering) sakit hati atau marah akibat perlakuan Harry yang seringkali berlaku atau berkata-kata tanpa berpikir dulu (misalnya ketika Harry menolak Hedwig untuk mengirimkan surat ke Sirius Black, dan Harry lalai menjelaskan alasannya kepada Hedwig), Hedwig tampaknya dapat mengerti Harry sepenuhnya dan demikian sebaliknya.
Hedwig meninggalkan Harry dari hidupnya dalam buku terakhir Harry Potter, Harry Potter dan Relikui Kematian pada saat Harry dan Hagrid berusaha meloloskan diri dari kejaran Pelahap Maut dengan motor Sirius dalam rencana pemindahan Harry dari Privet Drive. Kematian tertulis pertama yang terjadi dalam buku final seri Harry Potter tersebut. Kutukan kematian Avada Kedavra mengenai Hedwig di dalam sangkarnya. Pada akhirnya sangkar itu terjatuh kebawah bersama sespan yang tadinya diduduki Harry di motor Sirius dan Harry terpaksa meledakkan sespan tersebut dari atas motor untuk menyerang salah satu Pelahap Maut yang mendekat, sekaligus juga melenyapkan sangkar yang berisi mayat Hedwig di dalamnya.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar